Makassar – Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara (HIMAGARA) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menyelenggarakan Seminar Workshop Entrepreneur di Ballroom D Menara Phinisi UNM, Rabu (29/04/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
Dengan mengangkat tema “Smart Entrepreneur: Strategy, Innovation, and Growth”, acara ini berhasil menarik minat sekitar 370 peserta. Fokus utama kegiatan ini adalah membekali generasi muda dengan strategi jitu, semangat inovasi, serta mentalitas untuk bertumbuh dalam dunia bisnis.
Wakil Dekan III FIS-H UNM, Ibu Dr. Andi Octamaya Tenri Awaru, S.Pd., M.Pd. dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif yang dilakukan oleh pengurus HIMAGARA. Menurutnya, kegiatan ini merupakan manifestasi nyata dari visi besar universitas.
“Saya sangat berbangga karena kegiatan ini menurut saya adalah salah satu kegiatan yang mendukung visi daripada UNM, khususnya pada bagian jiwa kewirausahaan. Jadi, apa yang dilakukan pada pagi hari ini adalah bagian dari komitmen Bersama untuk mewujudkan visi dari UNM,” tegas ibu tenri.
Ketua Panitia, Andi Aura Azzahra, menjelaskan bahwa seminar ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan wadah transformasi pola piker mahasiswa. Ia menekankan pentingnya mengubah orientasi mahasiswa dari sekedar pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.
“Melalui kegiatan ini, teman-teman HIMAGARA ingin menyampaikan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sabagi pencari kerja, tetapi juga sebagai pencipta lapangan kerja. Kami ingin menumbuhkan semangat, wawasan, dan keberanian mahasiswa untuk mulai berwirausaha sejak dini,” ujar Andi Aura.
Ia menambahkan bahwa workshop ini merupakan kontribusi nyata mahasiswa dalam membantu universitas mencetak generasi yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing tinggi di berbagai bidang.
Melalui paparan strategi dan diskusi mengenai inovasi, diharapkan para peserta tidak hanya berhenti pada tataran teori, namun berani mengambil Langkah nyata dalam merintis usaha. Antusiasme tinggi dari 370-an peserta menunjukkan bahwa literasi kewirausahaan kini menjadi kebutuhan mendasar bagi mahasiswa di tengah tantangan ekonomi global.
